Seperti pada sebuah bait lagu cinta tertulis bahwa ketika kau pergi, partikel-partikel kecil dalam hatiku masih merindukanmu. Dimesi yang kau berikan padaku itu indah dan mampu mengajakku untuk bangkit pada kubangan duka. aku tak kuasa untuk menghapusnya walau ku lebih lelah untuk menjadi sosok munafik yang selalu mendustakan duka pada sebait senyum yang merekah.
Buih-buih yang melontarkan kata jahat itu seakan tak mau peduli pada ruang hatiku yang masih ingin bertahan menantimu. Tapi seiring berjalannya waktu buih-buih mimpi itu menjadi nyata kudapati kau tak pernah menyapaku. yah, meakipun aku telah kehilangan terhitung saat kau tak lagi hadir dalam setiap deret pesan di ponselkum
Sebelum saatnya tiba aku kembali bertanya pada setiap kumpulan hati kecil yang tak pernah berkata dusta. jalan apa yang harus kupilih ketika aku tersesat pada jurang nanti ini ? mengakhirinya ?, kau tau jawabnya ? yah, lagi lagi aku dibuat bimbang karena batas cintaku padamu sama besarnya dengan batas lelahku menantimu. sejujurnya tatkala aku bertanya, aku selalu kasihan pada setiap hati kecilku karena selalu tak kupedulikan. Kupentingkan rasaku terhadapmu yang entah ku bingung untuk mengelompokkan mana cinta dan mana ego.
Tapi tak apa kini waktunya telah tiba, kuberi kemenangan pada hati kecilku yang seakan menunggu pada jurang lelah yang penuh arti. kulontarkan kata maaf karena aku tak bisa menantimu, kukatakan maaf bahwa aku tak lagi bisa merindukanmu, kukatakan maaf bila aku tak lagi bisa menyentuhmu walau sekedar untuk mengusap keringatmu, dan kukatakan maaf bila aku akan berdusta bila aku akan melupakanmu, serta tak lupa kukatakan maaf bilaaku masih menyayangimu. Tapi maaf aku lelah untuk menjadi sosok tegar yang tak pernah menemui pedulimu.
Kini aku terdiam dengan merapal doaku, aku tak ingin menjadi sosok wanita munafik kembali. percayalah doa indah akan dirimu masih tertuang rapi pada derai airmataku yang terjatuh pada setiap doaku. satu lagi pesanku padamu, jangan lupa untuk songsong bahagiamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar