Sepertinya bukan
Dia.....?
Tapi juga bukan...
Aku....?
Ya..., Aku berdiri di ujung keberanian
Aku berdiri tanpa beban
Karena hanya bersandar pada kejenuhan
Tapi aku bukan setan
Yang berdiri di bukit kedengkian
Bahkan aku tak patut jadi makhluk tuhan
Karena hidup layaknya hembusan
Ibarat kayu itu rapuh
Ibarat benda itu debu
Ibarat tanaman itu layuBukan tawa ceria yang kunanti
Tapi auman hati yang kian hari kian tragis
Pasir keberanian pun telah terkikis
Cairan mata kian hari kian habis
Bukan tangis yang kunanti
Bukan emosi yang kucari
Bukan pula kematian yang harus menepi
Kemana pergi gelak tawa itu ?
Kemana pergi tangis haru ?
Kemana pergi senyum manis itu ?
Kemana perginya semua masa lalu ?
Kembalilah padaku ....!
Bukan pada mereka ...
Bukan pada dia...
Bukan pada anda
Tapi padaku....
Ya aku.... Yang selalu rindu akan semua itu




