Ini ruang apa ??
Ruang nyata tapi penuh amarah
Ini ruang apa ?
Ruang hampa tapi penuh airmata
Ini ruang apa?
Ruang rindu tapi tanpa cinta
Ini ruang apa ?
Ruang berwarna tapi buta
Ini ruang apa ?
Ruang merdu tapi tanpa suara
Ini ruang apa ?
Sajak ini ibarat untaian kata yang tak mampu diucap tapi rasa dan prasangkanya mampu menerobos keluar tanpa mampu dihadang. Jadi gambarkan sendiri perasaan anda melalui sajak ini.
Jumat, 15 Maret 2013
Sabtu, 09 Maret 2013
Sekeping Asa
Bersama mentari kusambut pagi
Bersama sinar bulan kuakhiri hari
Bekerja dan bermimpi
Itu rumus hidup yang kumiliki
Wahai hati, terbukalah!
Katakan, kau lelah?
Kau marah? atau apa?
Jangan sekedar diam
Padahal belati telah tertusuk dengan begitu dalam
Mimpimu kelam
Mimpimu suram
Tak ubahnya sosok malam
Beberapa bait sudah kutulis
Tak lupa kusisipkan kata Rindu pada bait terakhir
Kurasa darahku masih mengalir
Hembus nafas juga mendesir
Tapi otakku sudah lemas untuk berpikir
Terlalu banyak butiran air hingga hampi habis
Sudah lupa bagaimana cara meminta
Lupa cara membuka
Lupa cara merontah
Sudah lupa bahkan lelah memikirkan cara
Bermimpi saja lalu bangunkan aku esok hari
Saat kau kemari dan seketika itu aku pergi ....
Bersama sinar bulan kuakhiri hari
Bekerja dan bermimpi
Itu rumus hidup yang kumiliki
Wahai hati, terbukalah!
Katakan, kau lelah?
Kau marah? atau apa?
Jangan sekedar diam
Padahal belati telah tertusuk dengan begitu dalam
Mimpimu kelam
Mimpimu suram
Tak ubahnya sosok malam
Beberapa bait sudah kutulis
Tak lupa kusisipkan kata Rindu pada bait terakhir
Kurasa darahku masih mengalir
Hembus nafas juga mendesir
Tapi otakku sudah lemas untuk berpikir
Terlalu banyak butiran air hingga hampi habis
Sudah lupa bagaimana cara meminta
Lupa cara membuka
Lupa cara merontah
Sudah lupa bahkan lelah memikirkan cara
Bermimpi saja lalu bangunkan aku esok hari
Saat kau kemari dan seketika itu aku pergi ....
Langganan:
Postingan (Atom)