Sabtu, 06 April 2013

Sajak Tanyaku



Sajak itu yang kau ungkap pada setiap angin dan angin yang menyampaikannya kepadaku
Sajak itu juga yang kau ungkap pada setiap malam dan bintang yang melihatkannya padaku
Sajak itu juga yang kau tulis pada setiap sutra yang kau alirkan agar sampai kepadaku
Kucoba bertanya lagi tapi nihillah yang menemuiku 
Entahlah kini aku berteman dengan nihil karena dialah yang sering kutemui kala kutanyakan sajakku


Air terjun berkata bahwa seperti temannya yang selalu terjun dari dataran tinggi ke dataran rendah itulah aku
Malam mengenalkanku pada sebuah roda yang selalu berputar dan kini itu aku
Menganga dan ragu
Lemas dan menunggu
Itupun juga aku..
Tak mengerti dan mencoba mengerti itupun juga aku
Entahlah hidup dalam bayangan itu juga aku..


Kutuliskan pada setiap pagi bahwa aku benci
Kutuliskan pada setiap hari bahwa aku pergi
Dan terakhir kutuliskan pada setiap air bahwa aku mati


Tidak ada komentar:

Posting Komentar